???? ?? : Cukup (?)

Bunga yang layu tidak akan berharap dia akan mekar kembali.

Alter

Tahun ajaran baru, Semester baru, Kelas baru, Lingkungan baru, Suasana baru, Lembaran baru, Kisah baru, dan tentu saja perasaan baru. Saya tidak paham lagi ‘keajaiban’ seperti ini akan selalu terjadi di tiap tahun kehidupan saya.

Sekarang lingkungan saya mencuci otak saya untuk belajar lebih keras daripada sebelumnya. Meninggikan ambisi serta ego masing-masing. Padahal saya sendiri tahu itu adalah langkah pertama menuju sebuah kehancuran. Tapi tidak apa, saya lebih suka seperti ini. Melihat satu per satu lubang kehancuran yang terbuka lebar di depan hadapan saya.

Jangan berharap pada apapun yang ada disini. Jika itu terlihat, anda pantas untuk tidak berharap pada hal tersebut. Ketika anda dibuat untuk percaya pada sebuah angka, disitu juga angka tersebut akan menghancurkan anda secara perlahan. Ketika hal itu terjadi, saya akan berpura-pura tidak melihatnya dan terus berjalan.

Sejatinya perjalanan ini cukup melelahkan. Dimana anda dipaksa terus-terusan untuk berlari dan menyelamatkan diri anda sendiri. Padahal sejatinya anda sudah tahu, bahwa sebenarnya anda dikejar oleh sebuah hal yang mustahil sekali anda hindari. Terus-terusan berlari mungkin jawaban, tapi bermain secara efektif juga suatu jawaban. Anda bisa memilih bagaimana anda menikmati perjalanan ini.

Tapi anda seharusnya sadar. Ketika anda berlari, anda tidak akan menginjakkan kaki di tempat yang sama sebanyak dua kali. Maka dari itu terkadang berjalan sesekali juga perlu.

Apakah anda memahaminya? Saya rasa tidak mungkin. Semoga kalian selamat atas lubang yang berada di depan kalian.

1 Komentar

Tinggalkan Komentar